PAM JAYA dan Guangzhou Jajaki Kerja Sama Smart Water Meter di Jakarta

By Admin


Dok. Ist

nusakini.com, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PAM JAYA secara resmi mulai menjajaki kerja sama pengadaan meteran air pintar dengan investor Tiongkok, Guangzhou Water Investment Group, pada Jumat (4/9). Langkah bisnis strategis ini difasilitasi secara langsung oleh Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) demi mempercepat upaya modernisasi layanan air bersih perkotaan di ibu kota.

Vice President of Strategy & Business PAM JAYA, Siti Harni, memanfaatkan forum tersebut untuk memaparkan rincian kebutuhan perusahaan terkait implementasi teknologi cerdas itu kepada calon mitra. Perusahaan asal Guangzhou tersebut langsung merespons pemaparan itu secara positif dengan menunjukkan ketertarikan kuat untuk menggali lebih dalam potensi bisnis kelola air di Jakarta.

Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya pertemuan bisnis antarnegara tersebut. Ia menilai agenda penjajakan ini bisa menjadi jembatan alih teknologi yang sangat krusial bagi keberhasilan transformasi fasilitas publik masyarakat perkotaan.

Ratu menegaskan bahwa kolaborasi internasional dengan pihak berkompeten sangat dibutuhkan untuk menekan tingkat kehilangan air operasional atau non-revenue water (NRW). "Jakarta sangat terbuka terhadap kemitraan strategis yang berbasis pada transfer teknologi dan pengetahuan," ujar Ratu saat menjelaskan arah visi pemerintah daerah.

Penggunaan teknologi meteran pintar mutakhir ini diyakini akan secara drastis meningkatkan akurasi data pemakaian air sekaligus menjamin transparansi tagihan pelanggan. “Kami melihat ini sebagai peluang untuk saling bertukar pengalaman dalam modernisasi layanan air, termasuk penerapan smart metering dan upaya peningkatan efisiensi pengelolaan air," tambahnya menguraikan target kerja sama.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap forum pertemuan awal ini bisa segera berlanjut pada diskusi teknis yang lebih terperinci mengenai skema pembiayaan dan operasional. "Pertemuan yang difasilitasi ATTEC ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pembahasan teknis yang lebih konkret antara PAM JAYA dan Guangzhou Water Investment Group," ucap Ratu menutup penjelasannya. (*)